Arsip Bulanan: Oktober 2014

Hujan

Hujan turun lagi sore ini. Angin memainkan ranting pepohonan. Suaranya seakan nyanyian sang pujangga yg sedang merindu. Aku senang menikmati hujan. Karena ketika hujan meruntuhkan rintik raksasanya, aku bisa merindukanmu dengan sangat. Aku pun begitu mendamba pelangi. Karena sepanjang kunikmati … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di PUISI | Tag , , , | 1 Komentar

Rendra

Gemericik air dari mata air panas di kaki Bukit Simago-mago ini jelas sudah sebagai peneduh hatinya. Sering kali ia bangun lebih awal dari seorang bilal mesjid dekat gubuk tempat ia tinggal, hanya untuk mendengar gemericik air yang saling bersahutan membentuk … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di CERPEN | 2 Komentar