Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, Pura Cantik di Kaki Gunung Salak Bogor

Indahnya Pura Parahyangan Agung Jagatkarsa dengan latar Gunung Salak

Indahnya Pura Parahyangan Agung Jagatkarta dengan latar Gunung Salak

Sudah lama rasanya Girjay the Gengs tak bersua. Sejak beberapa bulan yang lalu teman-teman seatap sepenanggunganku selama di Garut ini mengajak buat meet up. Hingga pada akhirnya walau personilnya tidak lengkap, kami pun memutuskan untuk pelesiran ke Pura Parahyangan Agung Jagatkarsa. Yeayyy akhirnya kita bisa seru-seruan bareng lagi Geng!!!

Ya, jika ingin melihat kemegahan dan keanggunan pura, tak perlu jauh-jauh ke Bali. Di Bogor, Jawa Barat, sebuah pura megah nan indah berdiri tegak berlatarkan Gunung Salak. Banyak yang tidak mengetahui ada pura terbesar di luar Bali setelah Pura Besakih. Kemegahan dan keindahannya tak kalah dengan Pura Besakih. Inilah Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Taman Sari Gunung Salak yang terletak di kota hujan, Bogor.

Untuk menuju Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, bisa naik angkot 13 jurusan Bantar Kemang-Ramayana atau 06 jurusan Ciheuleut-Ramayana dari terminal Baranang Siang. Kemudian turun di Bogor Trade Mall dan disambung dengan angkot 03 jurusan Ciapus-Ramayana arah Warung Loa. Jika naik kereta, dari Stasiun Bogor, naik angkot 02 jurusan Terminal Bubulak/Laladon-Sukasari, turun di Bogor Trade Mall dan disambung dengan angkot 03 jurusan Ciapus-Ramayana arah Warung Loa.

pura6

Jalan menuju Pura, disuguhi pemandangan hijau.

Jalan menuju Pura, disuguhi pemandangan hijau.

Dari Kota Bogor menuju arah Ciapus, jalanannya mulus seperti jalan tol. Agak sulit untuk menemukan lokasi karena minimnya papan informasi di sisi jalan. Tetapi karena kami kesana menggunakan jasa angkot dengan ongkos sebesar 6 ribu rupiah, jadi hanya tinggal duduk manis di bagian jok penumpang. Angkot hanya mengantarkan kami sampai persimpangan jalan menuju pura, selebihnya naik ojek untuk diantarkan sampai ke depan pura dengan membayar ongkos sebesar 7 ribu-10 ribu rupiah, tergantung negosiasi dengan Abang tukang ojek. Sepanjang jalan menuju Pura mata terasa segar disuguhi pemandangan alam yang hijau nan asri didukung dengan cuaca yang berhawa seju. Hmmmm lengkaplah sudah….

Selamat datang di Pura Parahyangan Agung Jagatkarta.

Selamat datang di Pura Parahyangan Agung Jagatkarta.

Baca dulu sebelum memasuki pura.

Baca dulu sebelum memasuki pura.

Tiba di lokasi ternyata kami kurang beruntung. Hari itu bertepatan dengan hari upacara Siwa Ratri. Siwa Ratri adalah hari suci untuk melaksanakan pemujaan ke hadapan Hyang Widhi Wasa/ Tuhan Yang Maha Esa dalam perwujudannya sebagai Sang Hyang Siwa. Tadinya sudah direncanakan sepagi mungkin berangkat dari kampus agar bisa puas bebas pelesiran di pura, jadinya kami hanya bisa menunggu pasrah sampai pura dibuka untuk umum. Sembari menunggu, kami jalan-jalan dan berfoto-foto ria di sekitar kawasan pura utama Parahyangan Agung Jagatkarsa yang masih bisa dimasuki oleh pengunjung umum. Ternyata masih ada pura kecil –saya lupa apa nama puranya, dan kami bertemu dengan seorang bapak yang sudah cukup tua tapi kelihatan masih cukup bugar dengan balutan kain dan pakaian khas Bali, bernama I Made Sadnja. Beliau adalah pensiunan angkatan udara. Bersama dengan istrinya yang juga pensiunan angkatan darat, beliau mendirikan pura kecil ini atas dana pribadi. Banyak yang didapatkan selama mengobrol dengan beliau, diantaranya yaitu “beliau mengajarkan untuk selalu berdoa, mengucap syukur, dan mendoakan orangtua”.

Setelah beberapa jam menunggu dan menghabiskan waktu bersama pak I Made Sadnja, akhirnya upacara keagamaan selesai dan kami pun bisa memasuki pura. Memasuki kawasan Pura, kami langsung disambut dengan suguhan pemandangan bangunan kokoh kuno penuh sejarah berwarna hitam dan lilitan kain panjang berwarna kuning terang, terlihat kontras dengan hijaunya alam di sekitarnya. Benar-benar tidak pernah terbayangkan adanya candi cantik di pedalaman wilayah Bogor. Perasaan tenang, nyaman dan damai yang langsung terasa saat menatap Pura.

Kuil yang dibangun untuk menghormati Prabu Siliwangi di Pura Parahyangan Agung Jagatkarta.

Kuil yang dibangun untuk menghormati Prabu Siliwangi di Pura Parahyangan Agung Jagatkarta.

Pura yang berlokasi di Desa Warung Loa, Kecamatan Taman Sari, Bogor ini memang anggun dan cantik. Nuansa Bali yang dikolaborasikan dengan latar Gunung Salak terlihat begitu indah. Lokasinya yang berada di pegunungan, menjadikan siapa saja betah berlama-lama menikmati keasrian dan kesejukannya.

Sedikit berbicara mengenai sejarah, Pura Parahyangan Agung Jagatkarta adalah pura agama Hindu Nusantara terbesar di Jawa Barat dan terbesar ke-2 di Indonesia setelah Pura Besakih di Bali. Konon katanya pura ini dianggap sebagai tempat persemayaman dan pemujaan terhadap Prabu Siliwangi dan para leluhur dari Pakuan Pajajaran yang pernah berdiri di wilayah Parahyangan.

Aktifitas ber-selfie ria pun dimulai... :D

Aktifitas ber-selfie ria pun dimulai…😀

Kebersihan Pura sangat terjaga dengan rapih. Setiap pengunjung baik umum maupun pemeluk agama Hindu yang akan beribadah wajib menanggalkan alas kaki sebelum menapaki tangga menuju Pura. Pengunjung juga diwajibkan menggunakan selembar kain atau selendang yang diikatkan dipinggang. Kain atau selendang disediakan oleh pengelola Pura tanpa dipungut bayaran. Keindahan Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Taman Sari Gunung Salak dijamin akan membuat Anda terpukau. Jadi, sempatkan datang ya jika sedang jalan-jalan ke Bogor.

Selamat berkunjung…. ^_^

Tentang Desi Harahap

> I am a moslem > I don't like smokers > My hobbies are reading novel, writing, cooking, traveling, and nature cruising.
Pos ini dipublikasikan di Jalan-jalan dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, Pura Cantik di Kaki Gunung Salak Bogor

  1. Andi Arsana berkata:

    Terima kasih Desi… Tulisan yang bagus tidak saja soal jalan2 tetapi soal kindahan hidup berbeda dan berdampingan🙂

    • Desi Harahap berkata:

      Terima kasih kembali pak Andi… Setuju. Hanya mencoba berbagi cerita keindahan alam sekitar. Ini hanya sekelumit tulisan mengenai jalan2 diantara tulisan lainnya.
      Terimakasih telah berkunjung, tulisan pak Andi selalu menginspirasi…
      Salam pena🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s