Hujan dan Rindu

indexDi luar sana, kabut menghalangi pandangku. Kabut juga menyelimuti hatiku, seperti rinduku padamu.

Hujan sore ini tak seperti biasanya. Meski derasnya tak membasahi raga. Namun rinainya meresap perih ke dalam sukma.

Entah sejak kapan, hujan mulai membuatku bersedih hati. Membiarkanku termenung diri. Dalam ratapan hati yang semakin sunyi.

Petir menggelegar. Layaknya cahaya cinta yang berpendar. Aku, semakin rindu padamu (Ibu)….

Bogor, 28 Februari 2015
at 05.00 pm

Tentang Desi Harahap

> I am a moslem > I don't like smokers > My hobbies are reading novel, writing, cooking, traveling, and nature cruising.
Pos ini dipublikasikan di PUISI dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s