Arsip Kategori: CERPEN

Rendra

Gemericik air dari mata air panas di kaki Bukit Simago-mago ini jelas sudah sebagai peneduh hatinya. Sering kali ia bangun lebih awal dari seorang bilal mesjid dekat gubuk tempat ia tinggal, hanya untuk mendengar gemericik air yang saling bersahutan membentuk … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di CERPEN | 2 Komentar

“Miss Idaman”

  Janganlah kau terlalu kasar menghadapi laki-laki. Biarkan saja dia menghujanimu dengan ribuan cinta dan kasih, terima saja. Jika kau tidak suka, tolaklah dengan perkataan yang baik lagi lembut. Jika dia tetap memaksa, tolak lebih tegas bahwa kau dan dia … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di CERPEN | Tag , | 3 Komentar